Benatia Isyaratkan Hengkang Dari Juventus Karena Sering Dicadangkan

Mehdi Benatia sepertinya sudah tidak merasa nyaman lagi berlaga bersama Juventus, pemain belakang Juventus yang berasal dari Maroko nampaknya telah memperlihatkan isyarat akan meninggalkan Juventus pada saat bursa transfer tahun depan.

Pada saat tahun lalu Benatia merupakan salah satu pemain penting dibagian pertahanan Bionconeri, dan menggantikan salah satu pemain bernama Leonardo Bonucci yang telah berpindah ke AC Milan, dan dia telah berhasil memaduhkan duet permainan dengan Giorgio Chiellini.

Namu sebuah kejadian yang harus membuat Benatia harus berakhir duduk di bangku cadangan, pasalnya kepulangan Bonucci kembali memperkuat sekuat Juvetus kembali, dan pelatih lebih meyakini Bonucci sebagai benteng pertahanan.

Setelah berkurangnya kesempatan berlaga membuat Benatia semakin tidak betah, hal ini cukup wajar jika dia sudah mulai gusar, dari segi usia Benatia sudah waktunya menunjukan puncak sebagai pemain bertahan.

Benatia juga mengatakan bahwa musim tahun lalu dirinya bermain sangat baik, dan mendapatkan konsistensi yang sangat baik, namun hal baik itu hanya terjadi pada musim lalu dan sama sekali tidak terjadi pada musim sekarang, dirinya terus berlatih dan mempersiapkan mental dan siap untuk bermain kapanpun.

Perasan yang di rasakan dirinya saat ini wajar-wajar saja, dengan usianya yang sekarang telah mencapai 31 tahu, harunya sudah harus untuk bermian sebanyak mungkin dan bukan menghangatkan bangu cadangan saja.

Kemungkinan besar bahwa Benatia akan hengkang dari Juventus bulan Januari tahun depan, kesedihan yang di tunjukan dari wajahnya akan meninggalkan Turin, Namun dirinya bersedia melakukan hal tersebut apabila memang pihak Allegri dan Juventus tidak membutuhkan dirinya.

Penjelasan Chiellini Tentang Rahasia Kuatnya Pertahanan Juventus

Tiga pemain belakang Juventus Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, dan Andrea Barzagli sangat sering membuat lawan kesulitan, Chielline juga membeberakan cara mereka agar mampu bertahan dan menjadi dinding belakang yang kokoh.

Ketiga pemain tersebut juga di kenala dengan nama BBC, dan pembektukan ketiga pemain itu sudah sejak tahun 2011, yang di mana pelatih dari Juventus di masa itu masih Antonio Conte, ada prubahan yang di lakukan agar pertahan di bagian tengah menjadi lebih kuat, yaitu dengan merubah formasi 4-2-4 menjadi formasi 3-5-2.

Tentunya formasi ini sangat berdampak pada pemain belakang, dan dapat menurunkan kualitas bek yang sebelumnya empat orang dan harus menjadi tiga orang, dari sejak perubahan posisi itulah sampai sekarang BBC masih sangat di andalahkan pada setiap laga.

Formasi pertahanan yang membuat BBC sangat sulit ditembus team lawan, juga memilk rahasia tersendiri, dan akhirnya Chiellini membuka rahasia pertahanan tesebut, kuncinya adalah mereka saling melengkapi satu sama lain.

Bermain bersama-sama dengan waktu yang lama, sama halnya yang di lakukan dalam timnas Italia yang pastinya membuat Chielline lebih paham dan kenal dengan rekan-rekannya, dan yang mengejutkan ia juga sampai memahami kelebihan dan kelemahan pada setiap pemain.

Pertahan dari BBC sampai membuat Jose Mourinho memberikan pujian setelah usai behadapan dengan Manchester United pada pertandingan Liga Champion, menurut Mourinho mereka sangat cocok menjadi dosen pengajar di Universitas Harvard.

Douglas Costa Meludah, Allegri Kecewa

Douglas Costa

Walibola.com  –  Pertandingan Serie A, antara Juventus melawan Sassulo di warnai aksi yang tidak terpuji oleh pemain Juve, Douglas Costa yang mendapatkan kartu merah usai meludahi pemain Sassulo. Perlakuaan tersebut menjadi hal buruk bagi citra Juventus mengingat mereka merupakan salah satu tim terbaik di Italia. Pelatih Massimilliano Allegri sendiri langsung geram dengan tingkah laku yang di lakukan oleh Costa. Ia menilai jika perbuataan Costa merupakan hal yang tidak baik untuk klub di masa depan.

Menjelang pertandingan berakhir, Costa terlibat insiden dengan pemain bertahan Sassulo yakni Di Francesco. Ia tertangkap kamera menjatuhi sang pemain dan menikuti serta menanduknya. Tidak sampai di situ ketika Francesco menghampiri Costa, ia langsung mendapatkan ludahan dari mantan pemain Bayern Munchen itu. Francesco sendiri mendapatkan ludahan dari Costa tepat pada wajahnya, dan sekita wasit yang mengetahui itu langsung memberikan kartu merah untuk sang pemain.

Namun dari insiden tersebut, Allegri sendiri mencoba membela Costa dimana ia menyebutkan jika Di Francesco sering menjatuhkan Costa pada pertandingan, dan wasit sebagai penggadil di lapangan tidak memberikan respon dan sang pemain sendiri termakan provokasi.

”Saya sudah pernah mengatakan pada para pemain saya agar tidak termakan provokasi, apalagi pada pertandingan tersebut Costa sering mendapatkan pelanggaran. Jelas kami menyangkan tindakan tersebut, namun semua pemain pernah melakukan hal yang jauh dari kesadaran.”

”Dan pertandingan tadi sendiri luar biasa, Cristiano berhasil mencetak gol pertamanya  dan keduanya musim ini bersam akami. Pada pertandingan yang lalu Ronaldo sudah hampir mencetak gol namun ia tidak memiliki keburuntungan yang baik.”

De Rossi Tertarik Dengan MLS

Walibola.com – Kapten As Roma, Daniel De Rossi mengaku jika ingin mencoba kompetisi di MLS Amerika Serikat, sang pemain sendiri tampaknya sudah menentapkan tujuannya untuk bergabung dengan klub dari negri Paman Sam tersebut.

De Rossi sendiri mungkin akan selalu di kenang dengan kesetiaanya bersama AS Roma mengingat masih betah mengabdi di tim Ibu Kota tersebut tanpa berhasil menjuarai Serie A selama kariernya.Namun pemain berusia 35 tahun sendiri sudah berhasil memberikan Piala Dunia 2006 untuk  timnas Italia.

Bermain bagus hingga puluhan musim sempat membuat pemain yang idientik dengan nomor punggung 16 ini menjadi buruan banyak klub top eropa. Real Madrid, Barcelona hingga Manchester United sempat menggoda Rossi untuk keluar dari pintu Olimpico. Namun ia menolak dan tak tergoda dengan hal tersebut.

Sudah memasuki hampir kepala empat tidak membuat sang pemain putus asa untuk membela I Giallorossi hingga pada hampir masa akhirnya ia tetap setia dengan Roma.

De Rossi memang memiliki tujuan yang sama seperti Legenda Roma lainnya seperti Francesco Totti yang juga tidak pernah membela klub manapun sepanjang kariernya. Ia bahkan begitu setia meski sempat di goda oleh tim di luar eropa untuk bermain bersmaa mereka, dan ia memilih pensiun.

‘”Saya sudah lelah mendengar dengan pertanyaan seperti ini, apakah ini merupakan musim terakhir saya. Dan pertanyaan bodoh itu sudah datang dari tiga hingga empat musim yang lalu.Saya hanya bisa mengatakan jika saya hanya ingin tetap fokus untuk menjalani musim ini dengan sangat baik terlebih saya bebas menentukan masa depan saya.”

Ketika di tanya apakah ia tertarik untuk bermain di MLS? ”Ya mereka memiliki kompetisi yang sangat bagus saya menyukainya.”ungkap sang Kapten Roma.

Matuidi Amat Beruntung Bisa Bermain Dengan Ronaldo Di Juventus

Blaise Matuidi mengatakan Cristiano Ronaldo akan beruntung bermain dengan DIA di Juventus
Prancis masih bersenang-senang dalam kemenangan Piala Dunia – dua tahun setelah Ronaldo Portugal mengalahkan Les Bleus di final Euro.

Pria Prancis, 31 tahun, masih menikmati kemenangan Piala Dunia negaranya – dua tahun setelah Portugal mengalahkan tuan rumah Euro 2016 di final.

Matuidi memuji Ronaldo, 33, sebagai pemain sepak bola terkemuka di planet ini – sebelum bercanda dengan rekan setimnya £ 99million akan sangat menantikan untuk bermain bersama seorang juara dunia.

Dia mengatakan kepada Gazzetta dello Sport: “Cristiano Ronaldo adalah pemain terbaik di planet ini, mengetahui bahwa dia akan bermain dengan kami adalah hebat.

“Tentu saja untuk dia juga, dia dapat berbagi ruang ganti dengan seorang juara dunia!

“Dua tahun lalu dia berhasil mengalahkan saya di final di Paris, tetapi memang benar bahwa Piala Dunia adalah sesuatu yang lebih dari Kejuaraan Eropa.

“Ini benar-benar kejutan, tetapi saya senang dan puas dengan apa yang telah dilakukan klub. Mendapatkan seseorang seperti dia memakai kaos Bianconeri … kami memiliki yang terbaik sekarang.

“Telepon tidak berhenti berdering sejak hari Minggu! Yang pertama adalah Medhi Benatia dan Miralem Pjanic, tetapi semua rekan tim saya senang untuk saya.

 

“Lalu ada Gigione [Gigi Buffon] yang hebat. Dia bukan lagi kapten saya, tetapi dia tetap di hati saya. ”

Ronaldo dilaporkan akan melewatkan tur pra-musim Juve AS yang berarti dia tidak akan bergabung dengan Nyonya Tua hingga Agustus.

Dan sang bintang sendiri tengah mempersiapkan agenda komersilnya di Tiongkok sebagai duta besar Nike.

Icardi Akan Sangat Bagus Untuk Bayern Munchen

Bomber milik raksasa Serie A, Inter Milan Mauro Icardi akan sangat cocok untuk bergabung dengan raksasa Jerman, Bayern Munchen. Pernyataan tersebut di sampaikan oleh mantan penyerang Munchen yakni Luca Toni.

Beyern Muchen sendiri dikabarkan akan di tinggal oleh penyerang andalannya Robert Lewandowski. Sang striker sendiri dikabarkan ingin mencari tantangan baru di musim panas ini.Berita tersebut sebenarnya langsung di sampaikan dari mulut sang striker yang memang tengah jengah bersama Bayern, dengan demikian sang penyerang bisa bergabung dengan klub lain di musim panas nanti.

Bayern yang akan di tinggal oleh Lewandowski jelas harus segera mencari pengganti yang sepadan, dan penyerang Inter Milan yakni Mauro Icardi merupakan sosok yang tepat untuk menggantikan penyerang asal Polandia tersebut.

Luca Toni yang pernah bermain untuk Bayern Muchen pun mengungkapkan jika Icardi merupakan penyerang yang sangat tepat untuk menggantikan Lewandowski dan merupakan investasi jangka panjang bagi Bayern jika berhasil mendapatkan Icardi.

‘’Jika ada pemain yang ingin pergi, maka anda harus membiarkannya pergi.’’ucap Luca Toni kepada media Italia.

‘’Saya melihat Icardi merupakan penyerang yang sangat bagus dan akan tepat untuk menggantikan Lewandowski, apalagi ia lebih muda dari Lewy.’’ucapnya.

Super Mahal

Jika Bayern Munchen ingin menggantikan Icardi dengan Lewandowski maka mereka harus menyiapkan uang dengan jumlah yang sangat banyak, melihat Inter yang enggan melepas sang penyerang pada musim panas ini.

Bandrol Icardi sendiri di patok oleh Inter mencapai 110 juta euro yang membuat banyak klub mundur untuk mendatangkannya. Apalagi melihat keuangan Munchen yang kurang bagus, rasanya mustahil melihat Icardi akan berseragam The Bavarian.

Memang jika berhasil mendapatkan Icardi dengan usia yang baru mencapai 25 tahun, dengan torehan 29 golnya dalam 34 pertandingannya di Serie A memang tak rugi. Dan merupakan investasi yang sangat menguntungkan bagi klub yang berhasil mengeluarkannya dari Guissepe Miazza

Juventus Permanenkan Douglas Costa Dari Bayern Munchen

Juventus berhasil mengalahkan Manchester United untuk menggaet pemain sayap Bayern Munich, Douglas Costa seharga  35 juta poundsterling.
Pemain berusia 27 tahun tersebut tengah di pinjamkan kepada sih Nyonya Tua setelah menandatangani pinjaman musim panas lalu  Menorehkan enam gol dan 14 assist.

MANCHESTER UNITED telah kehilangan dalam upaya mereka untuk mendatangkan Douglas Costa dari Bayern Munich setelah Juventus mempermanenkan pemain sayap itu dengan harga 35 juta poundsterling.

Pemain berusia 27 tahun itu telah mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya setelah menyetujui kontrak empat tahun dengan Nyonya Tua setelah awalnya bergabung dengan klub dengan status  pinjaman musim panas lalu.

Telah dilaporkan bahwa Jose Mourinho siap untuk menggaet pemain internasional Brasil jika raksasa Serie A itu melewatkan kesempatan untuk mendapatkan  Costa.

Tapi Massimiliano Allegri telah bertindak cepat untuk mengikat mantan pemain  Skakhtar Donetsk tersebut. menjadi kesepakatan permanen menjelang Piala Dunia.

Sebuah pernyataan di situs web Juventus mengatakan: “Satu tahun setelah bergabung dengan Juventus untuk sementara dari Bayern Munich, pemain asal Brasil itu kini memiliki kesepakatan di klub Juventus  hingga 2022.

“Bianconeri mengambil opsi untuk membuat jasanya permanen menyusul musim pertama yang bagus.’’

“Selama kampanye debutnya di Italia, Douglas Costa mendemonstrasikan berbagai bakat, tidak terkecuali kontrol luar biasa dan kecepatannya untuk menghancurkan pertahanan lawan yang  membuatnya menjadi mimpi buruk bagi para pemain bertahan.’’

Costa adalah sosok yang berpengaruh di Turin dalam kampanye perdananya  Menorehkan enam gol dan 14 assist dalam 47 penampilan di semua kompetisi untuk membantu memenangkan Scudetto ketujuh berturut-turut.

Ia menjadi penjualan termahal Bayern   melebihi biaya £ 26 juta dari Real Madrid membayar  untuk mendatangkan Toni Kroos pada 2014 lalu.

Costa saat ini dengan skuad tim nasional Brasil menjelang Piala Dunia di Rusia, tetapi melewatkan kemenangan persahabatan baru-baru ini atas Kroasia setelah mengalami cedera ringan dalam pelatihan.

Varane Berhati Hati Hadapi Higuain

Bola-Pemain bertahan Real Madrid Rafael Varane menyebutkan jika dirinya amat mewaspadai pergerakan dari Gonzalo Higuain, sang pemain bertahan mengatakan jika higuain merupakan seorang striker yang memiliki kemampuan yang dapat mengacaukan lini pertahanan lawan.

Real madrid sendiri akan menjamu Juventus pada ajang lanjutan Liga Champions eropa yang akan di gelar di santiago bernabeu pada 12/4 dini hari, pada leg pertama sendiri madrid.

Varane sendiri mengaku jika dirinya yakin dengan apa yang akan di lakukan oleh Gonzalo Higuain  yang akan habis habisan pada pertandingan melawan madrid, guna mengejar ketertinggalan clubnya.’’Higuain memiliki kualitas yang luar biasa, dia pemain yang hebat.’’ ucap varane.

‘’Dirinya sangat mengerikan ketika berada di daerah kotak penalti, ia akan mencari ruang untuk mendapatkan bola.Dirinya juga memiliki insting yang tajam, dan dia hanya memikirkan bagaimana caranya mencetak gol.

‘’Saya memilik pengalaman tentang Gonzalo, dia akan mencoba memotivasi semua orang di ruang ganti, ia membuat saya terus ingin bermain. Higuain memilik segalanya untuk menjadi pemain hebat.’’ ucap Varane.