Judi Bola Online – Wenger Tak Pedulikan Kritik

Agen Bola Sbobet

Judi Bola Online – Juru taktik Arsenal, Arsene Wenger mangkui bahwa dirinya sempat merasa terkejut dengan hasil imbang yang terpaksa mereka terima dalam laga lanjutan di babak penyisihan Grup D Liga Champions pada saat menjamu Anderlecht  pada hari Rabu, 5 November 2014 lalu.. The Gunners terpaksa harus ikhlas untuk berbagi poin dengan klub asal ibu kota Belgia itu dengan skor akhir 3-3.

Hasil tersebut tentu saja membuat pelatih asal Perancis itu merasa sangat kecewa lantaran The Gunners yang sudah unggul jauh hingga awal babak kedua ternyata berhasil kembali diimbangi oleh klub asal kota Brussel tersebut dengan tiga gol yang mereka ciptakan untuk mengejar ketertinggalan di pertengahan babak kedua hingga menjelang akhir laga.

Namun, meskipun mereka harus berbagi poin, hasil imbang tersebut tetap membuat posisi Meriam London aman untuk sementara di posisi kedua klasemen sementara dan juga masih memiliki peluang untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Sementara itu Anderlecht yang saat ini berada satu peringkat dibahwa The Gunners baru berhasil mengumpulkan dua poin dan masih terpaut lima poin dari The Gunners.

“Saya akui bahwa kami merasa terkejut, tapi secara keseluruhan kami tahu bahwa kami bisa mencetak gold an bisa bertahan dengan lebih baik lagi. Kami masih bisa belajar dari apa yang sudah terjadi. Secara tidak sada kami berpikir bahwa jika laga berlangsung secara berlebihan,” ujar Wenger seperti yang dilansir oleh Sportmole pada hari Jumat, 7 November 2014.

“Kami tampil dengan sangat positif pada saat latihan. Selain itu kami juga tidak terpengaruh oleh hal negatif. Kami sama sekali tidak merasa senang saat kami mengalami kekalahan, namun begitulah hasilnya,” lanjutnya.

Penampilan klub asal London Utara itu memang sempat mendapat kritikan dari berbagai pihak dan salah satunya adalah mantan pemain Paul Merson yang kini beralih profesi menjadi pengamat di salah satu stasiun televisi. Wenger pun mengakui bahwa dirinya tidak ambil pusing dengan semua kritikan tersebut. Menurutnya, kritikan tersebut hanya dianggap sebagai angin lalu.

“Itu adalah pekerjaan orang yang berada di televise ataupun surat kabar. Mereka hanya melakukan apa yang harus mereka lakukan,” katanya.