Spanyol Tersingkir Iniesta Langsung Pensiun

Timnas Spanyol harus mengakhiri kiprahnya di babak 16 besar Piala Dunia 2018, usa mereka tersingkir oleh Russia lewat drama adu penalti.Sebenarnya mereka sempat bermain imbang di waktu normal dengan skor 1-1, namun sayang hingga babak pernamban waktu berjalan hingga 120 menit mereka harus bermain lewat adu penalti.

Tim Matador harus kalah lewat adu penalti dengan skor 3-4. Spanyol pun kembali menorehkan rekor buruk dan menjadikan laga ini sebagai turnamen bagi para pemain senior timnas Spanyol.

Beberapa pemain yang akan memutuskan pensiun adalah, gelandang Andress Iniesta langsung memutuskan pensiun usai kekelahan dari Russia.Sebenarnya Iniestsa mampu mengesekusi penalti dengan sangat baik, tapi rekan lainya yakni Koke Dan Iago Aaspas gagal menjebol gawang Igo Akinkef yang membuat mereka harus pulang ke negaranya.

”Ini akan menjadikan pertandingan terakhir saya di level Internasional bersama Spanyol, menyedihkan memang. tapi ini merupakan pilihan yang tidak bisa kau tolak.Dan terkadang impian terakhirmu tidak berjalan dengan baik.”

Iniesta sendiri telah membela negara dari tahun 2006 hingga berhasil membawa Spanyol merajai dunia pada tahun 2008 yakni menjuarai Piala Eropa, lalu berhasi menghantarrkan mereka menjuarai Piala Dunia 2010 dan kembali menjuarai piala eropa pada tahun 2012.

Kesuksesan Iniesta sudah tidak di ragukan lagi mengingat ia merupakan salah pemain adalan di lini tengah Spanyol dalam beberapa musim belakangan dan membuat Spanyol di segani di eropa dan dunia.

Layak menunggu apakah Spanyol akan semanarik ketika masih di perkuat Iniesta atau sebaliknya mereka mengalami momen momen buruk dalam Piala Dunia 2018 yang membuat mereka tersingkir.

Rojo : Saya Bisa Cetak Gol Berkat Arahan Messi

Marcos Rojo mengungkapkan apa yang dikatakan Lionel Messi saat memberikan motivasi dan arahan ketika bermain imbang pada babak pertama dan dalam kemenangan dramatis Argentina atas Nigeria.
Terlihat jika La Pulga langsung memimpin dan memerintahkan timnya untuk segera bangkit dan memberikan motivasi yang luar biasa tanpa di dampingi oleh pelatih Jorge Sampaoli.

Dan defender andalan tim Tanggo,  Marcos Rojo telah mengungkapkan Messi mengatakan kepada Argentina bintang-bintang yang sedang berjuang itu adalah “hidup atau mati” selama tim-berbicara inspiratif setengah waktu.

Di babak kedua bos Jorge Sampaoli muncul untuk menanyakan Messi apakah dia harus membawa Sergio Aguero dari bangku cadangan.

Meskipun gol Rojo yang berhasil membawa Argentina lolos ke babak berikutnya namun yang menjadi seorang penyelamat yaitu Messi  dan ia adalah dalang di balik pekerjaan penyelamatan ini.

Itu hampir menjadi bumerang ketika Victor Moses menyamakan kedudukan dari titik penalti tetapi Rojo muncul sebagai pahlawan yang tidak mungkin dengan gol empat menit dari waktu penuh.

The Argies tahu sebelum kick-off bahwa kemenangan mungkin tidak cukup setelah dua pertandingan membuka bencana.

Dan tim-sheet Sampaoli hanya menegaskan bahwa semuanya tidak baik di belakang layar.

Sampaoli dikenal sebagai pria 3-5-2 tetapi tim keluar dalam sistem 4-3-3 yang disukai Messi di Barcelona.

Argumen yang memberontak jelas bermain dengan taktik Javier Mascherano untuk mencoba dan mendapatkan yang terbaik dari Messi.

Jadi Sampaoli berada di ruang istirahat, melambaikan tangannya dari waktu ke waktu, tetapi dia berpura-pura menjadi pelatih.

Tepat sebelum babak kedua, dia kembali di ruang istirahat beberapa menit sebelum sisa tim keluar,sebagai Messi memberi timnya berbicara di terowongan.

Bek Manchester United Rojo mengungkapkan: “Dia mengatakan kepada semua orang bahwa itu baik hidup atau mati, bahwa kami memiliki tugas untuk mencetak gol, untuk menembak ketika kami memiliki kesempatan.’’

“Itu bisa sangat buruk. Kami bisa saja mengakui tetapi Leo keras kepala.’’

“Dia mengatakan kepada saya untuk maju. Bahkan (Javier) Mascherano.’’

“Dia mengatakan kepada semua orang untuk menyerang tidak peduli apa. Dia benar-benar membaca permainan dan risikonya. Dia seorang pemimpin. Yang terbaik.”

‘’Lupakan pelatih, tim ini adalah semua tentang Messi.’’

Itu adalah Rojo Manchester United yang mengirim pemain liar Argentina saat sang pemain bertahan maju dalam keputusasaan dan bertemu umpan silang Gab Mercado dengan tendangan voli keras yang jatuh ke pojok bawah gawang.

Tanggapan Diego Maradona adalah memberi hormat kepada para pemain tengah  yang dilakukan para pemain di Sampaoli sebelum menyegel tempat mereka sendiri di babak sistem gugur.

Hasil Di Grup H PD 2018 Antara : Jepang 2-2 Senegal

PD 2018, Japan  Vs Senegal Berakhir dengan skor Imbang 2-2 Timnas Jepang sendiri harus bermain imbang 2-2 menghadapi Senegal dalam pertandingan pertandinagn kedua  Grup H PD 2018  yang dimaikan di Yekaterinburg Arena, Minggu (24/06/2018). Dan Hasil ini membuat tim ini  sama-sama berhasil  mengumpulkan empat poin dari dua laga  yang sudah dimainkan .  yang Artinya, laga terakhir  pada 28 Juni akan sangat krusial bagi kedua tim dalam usahanya untuk lolos ke babak 16 besar.

Jepang akan bertemu Polandia sedangkan Senegal menghadapi Kolombia. Dalam laga perdana, Jepang menang atas Kolombia dan Senegal menaklukkan Polandia.

Senegal membuka keunggulan pada menit ke-11 melalui kaki Sadio Mane. Dia memanfaatkan bola pantul sepakan Youssouf Sabaly yang berusaha ditepis kiper Jepang.

Jepang bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-34. Umpan Yuto Nagatomo diterima dengan baik oleh Takashi Inui yang berada dalam kotak penalti.

Inui pun melepaskan tembakan melengkung menggunakan kaki kanannya ke pojok kiri bawah gawang Senegal. Kiper Khadim N’Diaye tak mampu menjangkau si kulit bulat.

Babak pertama berakhir imbang 1-1.

Pada babak kedua, Jepang sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-60. Namun peluang itu gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Yuya Osako yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan N’Diaye.

Senegal kembali unggul pada menit ke-71 melalui Moussa Wague. Dia memanfaatkan kemelut di depan gawang Jepang untuk menjebol gawang Eiji Kawashima.

Namun tujuh menit berselang, Jepang berhasil menyamakan kedudukan. Kemelut di depan gawang Senegal dimanfaatkan dengan baik oleh Keisuke Honda sehingga skor akhir menjadi 2-2.

Hingga Peluit di tiupkan skor tidak berubah sama sekali hingga membuat kedua tim hanya bermain imbang.